Dkpp Rokan Hilir Tekankan Pentingnya Pengawasan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan di Dapur MBG

Dkpp Rokan Hilir Tekankan Pentingnya Pengawasan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan di Dapur MBG
KAMIS, 29-10-2026-00:24:22 WIB  26 Viewer
Redaktor : Ricky_boimReporter : RICKY_BOIM

Dkpp Rokan Hilir Tekankan Pentingnya Pengawasan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan di Dapur MBG

(Rvn) - Rokan Hilir — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Rokan Hilir menekankan pentingnya pengawasan keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), khususnya terhadap bahan pangan yang digunakan dalam penyediaan makanan pada dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Kabupaten Rokan Hilir, kamis 29/10/26

Pengawasan ini merupakan bagian penting dalam upaya memastikan bahan pangan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan menu MBG aman, bermutu dan layak dikonsumsi oleh para penerima manfaat, terutama peserta didik.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Rokan Hilir, Burhanuddin, S.Hut., M.Sc., menyampaikan bahwa keamanan pangan harus menjadi perhatian bersama dalam pelaksanaan program penyediaan makanan bergizi. Bahan pangan yang aman merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kesehatan masyarakat dan keberhasilan program MBG terutama yang ada di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

Menurutnya, bahan pangan segar asal tumbuhan, seperti beras, sayur-sayuran, buah-buahan, dan komoditas pangan nabati lainnya, harus diperhatikan sejak proses pengadaan, penerimaan, penyimpanan, hingga pengolahan di dapur MBG.

“Pengawasan keamanan pangan sangat penting untuk memastikan bahan pangan yang digunakan dalam penyediaan makanan bagi penerima manfaat MBG memenuhi persyaratan keamanan dan mutu. Kita ingin pangan yang disajikan tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dikonsumsi,” Ucap Ibur

Demikian pesan yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MBG.

Lebih lanjut, pengawasan keamanan PSAT diperlukan untuk meminimalkan risiko Pencemaran biologis, kimia juga fisik yang dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, pilih pemasok yang jelas, pemeriksaan kondisi bahan pangan, serta penerapan praktik penyimpanan dan penanganan yang benar perlu menjadi perhatian pengelola dapur.

Sementara itu, Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Kabupaten Rokan Hilir, Muhammad Nasruddin, S.P., M.IP., menjelaskan bahwa pengawasan keamanan pangan segar asal tumbuhan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pemeriksaan, pembinaan, edukasi, dan koordinasi dengan pihak terkait.

"Ia menekankan bahwa pengelola dapur MBG perlu memastikan bahan pangan yang diterima dalam kondisi baik, tidak busuk atau berjamur, serta disimpan pada tempat yang bersih dan sesuai dengan karakteristik bahan pangan, Sayuran dan buah-buahan juga perlu dicuci menggunakan air bersih yang mengalir juga memenuhi persyaratan sebelum diolah."Ujar Inas

Selain kualitas bahan baku, aspek higiene dan sanitasi dapur harus diterapkan secara konsisten. Kebersihan peralatan, lingkungan pengolahan, dan petugas penjamah pangan serta pencegahan kontaminasi silang merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.

Pengawasan tidak hanya berfokus pada bahan pangan yang masuk, tetapi juga perlu didukung oleh penanganan dan penyimpanan yang benar serta penerapan higiene dan sanitasi di dapur. Dengan demikian, risiko keamanan pangan dapat dicegah sejak awal, demikian pokok pesan yang dapat disampaikan dalam kegiatan pembinaan keamanan pangan.

DKPP Kabupaten Rokan Hilir mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, pengelola dapur MBG, pemasok bahan pangan, dan instansi terkait agar pengawasan keamanan pangan dapat berjalan secara optimal di seluruh Kabupaten Rokan Hilir.

Melalui pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan pelaksanaan MBG dapat didukung oleh penggunaan bahan pangan segar asal tumbuhan yang aman dan bermutu, sehingga tujuan penyediaan makanan bergizi dapat tercapai tanpa mengabaikan aspek perlindungan kesehatan penerima manfaat.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Rokan Hilir berkomitmen mendukung penguatan keamanan pangan melalui pengawasan PSAT sebagai bagian dari upaya mewujudkan pangan yang aman, masyarakat yang sehat, dan generasi yang berkualitas.

Pangan Aman, Gizi Terpenuhi, Generasi Sehat dan Berkualitas.(AH)
  • BERITA TERKAIT

  • TAG BERITA