Fauzi Efrizal Buka Sosialisasi Manajemen Talenta ASN di Lingkungan Pemkab Rohil

Fauzi Efrizal Buka Sosialisasi Manajemen Talenta ASN di Lingkungan Pemkab Rohil
KAMIS, 25-6-2026-04:17:10 WIB  22 Viewer
Redaktor : Ricky_boimReporter : RICKY_BOIM

Fauzi Efrizal Buka Sosialisasi Manajemen Talenta ASN di Lingkungan Pemkab Rohil

(Rvn) - Rokan Hilir - Pemerintah kabupaten Rokan hilir Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Bistamam, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Rokan Hilir tersebut dihadiri Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Purjianta, S.H., M.Hum., Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Madya Kanreg XII BKN Amel Mayabari, S.E., M.Si., para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, serta sejumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.

Kepala BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir, Yulisma, S.Sos., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa penerapan manajemen talenta kini menjadi kewajiban bagi setiap instansi pemerintah, termasuk pemerintah daerah yang telah melaksanakan ekspos implementasi manajemen talenta.

"Pada Mei 2026 lalu, Bupati Rokan Hilir bersama tim telah melaksanakan ekspos implementasi manajemen talenta di hadapan Kepala BKN Pusat di Jakarta. Alhamdulillah, hasilnya Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir telah memperoleh Surat Keputusan Kepala BKN Nomor 649 Tahun 2026 tentang Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir," ujarnya.

Menurut Yulisma, manajemen talenta merupakan strategi penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sumber daya manusia yang objektif, transparan, terukur, dan berbasis kompetensi. Melalui sistem tersebut, ASN yang memiliki kinerja tinggi dan potensi besar akan memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan penghargaan maupun promosi jabatan sesuai kompetensi yang dimiliki.

Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan pemetaan talenta melalui aplikasi SIMATA, jumlah ASN yang berada pada kategori kinerja dan potensi tertinggi atau "Kotak 9" masih relatif sedikit. Untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama hanya terdapat tujuh orang, sementara untuk Jabatan Administrator sebanyak sembilan orang.

"Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh ASN memahami konsep, regulasi, serta mekanisme pelaksanaan manajemen talenta sehingga mampu meningkatkan kualitas kinerja dan kompetensi secara berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Sekda Rohil Fauzi Efrizal dalam sambutannya menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta menjadi langkah strategis dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan berorientasi pada kinerja.

Menurutnya, ASN harus siap ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan organisasi dan tidak terjebak pada zona nyaman yang dapat menghambat pengembangan kompetensi serta inovasi kerja.

"ASN harus siap ditempatkan di mana saja. Di tingkat pusat, perpindahan jabatan dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun merupakan hal yang biasa. Perpindahan bukanlah bentuk hukuman, tetapi bagian dari pengembangan kompetensi dan kebutuhan organisasi," tegas Fauzi.

Ia menambahkan bahwa promosi jabatan harus didasarkan pada prestasi, kompetensi, dan kinerja, bukan karena faktor kedekatan maupun pertimbangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzi juga mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan kualitas kinerja dalam mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada komitmen dan profesionalisme aparatur pemerintah.

"Melalui manajemen talenta ini, pemerintah daerah dapat menyiapkan kader-kader pemimpin masa depan yang berkualitas. Saya berharap seluruh peserta mengikuti sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi manajemen talenta ASN," ujarnya.

Kepala Kantor Regional XII BKN Purjianta, S.H., M.Hum., yang hadir sebagai narasumber utama turut memberikan materi mengenai pentingnya manajemen talenta dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam pemaparannya, Purjianta menekankan pentingnya budaya kerja yang adaptif, responsif, dan siap menghadapi perubahan. Ia juga berbagi pengalaman mengenai sistem pengembangan karier ASN di lingkungan BKN yang menerapkan pola rotasi dan mutasi sebagai sarana pembelajaran serta peningkatan kapasitas pegawai.

"Perpindahan jabatan bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Justru melalui perpindahan, ASN dapat memperoleh pengalaman baru, memperluas wawasan, dan meningkatkan kompetensi untuk mendukung pencapaian visi organisasi," jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berharap seluruh ASN dapat memahami dan mendukung implementasi manajemen talenta secara optimal, sehingga mampu menciptakan birokrasi yang profesional, kompeten, dan berdaya saing dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Kegiatan sosialisasi diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.... (AH)
  • BERITA TERKAIT

  • TAG BERITA